| Selasa, 06 September 2011 07:45 WIB |
Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar poundsterling kembali terseret melemah terhadap dolar AS (06/09). Poundsterling terhantam turun dan bergerak pada kisaran terendah dalam 1.5 bulan belakangan didorongh oleh laporan melemahnya outlook pertumbuhan tenaga kerja di Inggris. Sektor jasa di Inggris juga tampak buruk dengan mengalami penurunan pada bulan Agustus lalu. Indeks yang menggambarkan keyakinan konsumen terhadap pertumbuhan tenaga kerja mengalami penurunan sebesar 13 poin ke level minus 66 poin pada bulan Agustus lalu. Posisi indeks ini merupakan yang paling rendah sejak bulan Februari. Sementara itu indeks pertumbuhan sektor jasa mengalami penurunan ke level 51.1 poin pada bulan Agustus dari 55.4 poin pada bulan Juli sebelumnya. Pada perdagangan hari ini sterling terpantau berada pada posisi 1.6086 dolar. Posisi sterling hari ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan perdagangan di bursa New York dini hari tadi yang ada di level 1.6109 dolar. Pada perdagangan kemarin sterling sempat mengalami penurunan hingga mencapai posisi paling rendah sejak tanggal 19 Juli di 1.6061 dolar. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar sterling terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Trend secara umum untuk pasangan kurs ini masih bearish. Diperkirakan sterling akan mencoba kembali mengetes level 1.6060 dolar. |
September 5, 2011
Sterling Terpukul Terus oleh Buruknya Data Ekonomi Inggris
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment