Senin, 26 September 2011 13:40 WIB
Perbedaan kritis di antara para petinggi Eropa mengakibatkan usaha-usaha untuk menyelamatkan zona Eropa dari bahaya krisis terus memperoleh hadangan (26/09). Kondisi ini tetap terjadi meskipun lembaga-lembaga dunia lain memberikan tekanan besar agar Uni Eropa membuat kesepakatan agar menjamin keberhasilan usaha untuk mengatasi krisis tersebut.
Oposisi di Jerman menyatakan ketidaksetujuan untuk menjalankan rencana penyelamatan Uni Eropa. Miliarder investor George Soros menyatakan bahwa situasi saat ini lebih genting dibandingkan dengan situasi krisis tiga tahun lalu. Tiga tahun lalu menurutnya institusi yang dibutuhkan untuk memerangi krisis sudah tersedia, akan tetapi saat ini justru institusi yang dibutuhkan masih berupa “embrio”.
Wall Street Journal mengutip pernyataan dari Menteri Keuangan Jerman Wolfgan Schauble. “Kami tidak akan melakukan deleveraging terhadap ekonomi dengan cara menghambur-hamburkan uang pemerintah dan bank sentral ke dalam masalah ini,” ia menyatakan dalam pertemuan dengan IMF.
Nilai tukar euro kembali terpuruk bersama dengan bursa-bursa saham Asia hari ini. Euro makin lesu ke posisi 1.3371 dolar, berhasil menembus support yang ditetapkan pagi tadi di level 1.3420 dolar. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan pergerakan melemah euro masih akan berlanjut. Euro akan mengetes support level kedua di posisi 1.3327 dolar.
No comments:
Post a Comment