Senin, 26 September 2011 07:35 WIB
Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro tampak mengalami pergerakan yang cenderung volatil terhadap dolar AS (26/09). Euro sempat mengalami kenaikan hingga ke posisi 1.3585 dolar setelah pasar bereaksi positif terhadap laporan bahwa petinggi Uni Eropa akan mempertimbangkan langkah yang lebih berani untuk membentengi Yunani dari kebangkrutan.
Akan tetapi pasar tampak kembali bereaksi negatif karena laporan tersebut tidak memberikan detail kebijakan yang akan dilakukan. Pasar masih menantikan kesungguhan para petinggi Eropa untuk memerangi krisis keuangan yang melumpuhkan ekonomi kawasan tersebut.
Saat ini euro kembali terpukul oleh kekhawatiran bahwa Uni Eropa mulai mengalihkan perhatiannya kepada penyelamatan sistem perbankan dibandingkan penyelamatan Yunani. Hari ini euro terpantau pada posisi 1.3473 dolar, cenderung melemah dibandingkan penutupan perdagangan akhir minggu lalu yang berada pada posisi 1.3511 dolar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa pergerakan euro hari ini masih akan cenderung melemah. Sentimen negatif masih menguasai pasar sehingga euro akan sulit untuk melakukan rebound. Diperkirakan euro akan mengalami pergerakan mengetes suppor di posisi 1.3420 dolar.
No comments:
Post a Comment