Jumat, 09 Desember 2011 10:10 WIB
(Vibiznews – FX) – Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar euro terpantau akan cenderung melanjutkan penurunannya (09/12). Euro masih berada di kisaran terendah sejak akhir November lalu terhadap dolar AS karena para pelaku pasar masih harap-harap cemas terhadap kepastian langkah yang akan diambil oleh para petinggi Eropa.
Tadi malam euro mengalami penurunan hingga mencapai posisi terendah sejak tanggal 30 November. Anjloknya euro ini disebabkan ECB yang menolak mentah-mentah harapan bahwa lembaga ini akan terus-terusan memberikan pendanaan dengan membeli obligasi pemerintah Negara-negara bermasalah di kawasan euro.
Pernyataan Presiden ECB Mario Draghi yang menegaskan bahwa ada batas pembelian yang tidak akan dilewati mengakibatkan pasar harus pasrah bahwa ECB benar-benar tidak akan turun tangan lebih dalam untuk membantu perang krisis utang kawasan euro.
Hari ini euro tampak bergerak cenderung melemah meskipun tipis saja. Euro berada di posisi 1.3333 dolar, mengalami penurunan dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.3336.
No comments:
Post a Comment