Jumat, 25 November 2011 10:00 WIB
(Vibiznews – FX) – Pada perdagangan hari ini nilai tukar poundsterling tampak turut membukukan penurunan tajam terhadap dolar AS (25/11). Anjloknya nilai tukar sterling dipicu oleh Kanselir Jerman Angela Merkel yang menyatakan bahwa obligasi join euro akan mengirimkan sinyal yang salah. Pernyataan Merkel ini mengakibatkan kembali tertekannya optimisme mengenai penanganan krisis utang Eropa.
Sterling makin tertekan setelah dua negara mengalami pemotongan rating kredit. Fitch memotong rating kredit Hungaria sementara Moody’s Investor Service memotong rating kredit Portugal. Krisis utang Eropa makin menjadi momok bagi para investor sehingga sterling makin terpuruk. Keyakinan bisnis Jerman yang menguat gagal memberikan sentimen positif.
Pada perdagangan hari ini sterling sempat mengalami penurunan ke posisi 1.5456 dolar yang merupakan posisi terendah sejak tanggal 7 Oktober lalu. Pada saat ini euro berada di posisi 1.5465 dolar, bergerak melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.5495 dolar.
No comments:
Post a Comment