Jumat, 04 November 2011 08:05 WIB
(Vibiznews – FX) – Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro terpantau mengalami penurunan tipis terhadap dolar AS (04/11). Euro mengalami koreksi setelah selama dua hari berturut-turut sebelumnya mengalami kenaikan signifikan. Tekanan terhadap mata uang ini mulai berkurang setelah Yunani memutuskan untuk membatalkan rencana referendumnya. Akan tetapi tekanan melemah masih tampak setelah ECB memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuannya.
Tadi malam Presiden ECB Mario Draghi menyatakan bahwa keputusan untuk menurunkan suku bunga acuan diambil setelah mempertimbangkan bahwa bahaya akibat melemahnya ekonomi lebih besar dari ancaman inflasi. Draghi juga masih membuka kemungkinan penurunan suku bunga lanjutan. Menurutnya Eropa kembali berpotensi mengalami resesi kecil.
Kemungkinan ECB untuk kembali menurunkan suku bunga tampak memperoleh respon yang cukup baik dari pasar karena tampaknya sudah diharapkan. Draghi sendiri juga menyatakan bahwa pemotongan suku bunga merupakan langkah yang lebih baik dibandingkan membanjiri pasar keuangan dengan dana stimulus yang berasal dari pembelian sekuritas milik pemerintah.
Euro mengalami penurunan tipis dan saat ini berada pada posisi 1.3806 dolar. Posisi euro pagi ini tampak mengalami pelemahan yang tipis saja dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di posisi 1.3811 dolar.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment