November 15, 2011

Euro Bergerak Melemah; Lelang Obligasi Spanyol dan Perancis Terancam Kurang Sukses

Rabu, 16 November 2011 09:35 WIB

(Vibiznews – FX) – Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro terhadap dolar AS kembali melanjutkan prosesi pelemahannya (16/11). Euro melanjutkan penurunan selama tiga hari berturut-turut terhadap dolar AS seiring dengan kekhawatiran yang masih kental mengenai krisis utang Eropa. Pasar focus kepada kondisi Spanyol dan Perancis yang akan melakukan lelang obligasi pada perdagangan besok. Pada lelang obligasi kemarin di Italia terlihat kembali terjadi kenaikan imbal hasil. Hal ini merupakan sinyal bahwa pasar masih sangat ragu mengenai efekfitas langkah-langkah pemulihan Eropa.

Euro mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu bulan belakangan terhadap dolar AS hari ini. Spanyol dijadwalkan melakukan lelang obligasi senilai 4 miliar euro yang akan jatuh tempo pada tahun 2022 mendatang, sementara Perancis akan melelang obligasi yang jatuh temponya lebih cepat di tahun 2013 dan 2016. Pada lelang obligasi kemarin Spanyol dan Belgia menjual lebih sedikit obligasi dari level maksimum yang ditetapkan.

Pada perdagangan hari ini euro tampak berada pada posisi 1.3447 dolar. Posisi euro hari ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada level 1.3536 dolar. Posisi euro hari ini sekaligus merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 10 Oktober lalu.

Lihat Analisis Vibiz Research

No comments: