Kamis, 06 Oktober 2011 09:40 WIB
Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar sterling mengalami penurunan lanjutan (06/10). Sterling terpantau melemah untuk dua hari berturut-turut meskipun cenderung terbatas di tengah laporan pemerintah Inggris yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Negara tersebut pada kuartal ketiga lalu mengalami perlambatan yang lebih besar dibandingkan estimasi para analis sebelumnya.
Kondisi ini mengakibatkan tekanan pada bank sentral Inggris untuk mempertahankan suku bunga rendah saat ini. Bank sentral Inggris BOE akan mengumumkan keputusan penetapan suku bunga acuannya pada hari ini pukul 18.00 WIB nanti.
Sementara itu melemahnya nilai tukar sterling juga terjadi akibat spekulasi bahwa BoE akan menaikkan program pembelian obligasi pemerintah, atau quantitative easing. Diperkirakan BoE masih akan mempertahankan suku bunga di level 0.5%.
Pada hari ini nilai tukar sterling terpantau berada pada posisi 1.5440 dolar, sedikit bergerak melemah dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di posisi 1.5462 dolar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz consulting menilai bahwa pergerakan sterling hari ini akan melemah dengan terbatas. Diperkirakan bahwa sterling akan menemui level support – resistance pada kisaran 1.5390 – 1.5500 dolar.
No comments:
Post a Comment