Jumat, 14 Oktober 2011 08:30 WIB
Pemotongan rating kredit Spanyol oleh lembaga S&P bukan hanya menurunkan nilai tukar euro (13/10). Sebagian besar mata uang yang memiliki return lebih tinggi dari dolar turut terseret melemah karena para pelaku pasar mengalihkan minat kembali kepada mata uang safe haven seperti dolar dan yen. Kondisi ini tampak turut menyeret melemah aussie.
Mata uang Australia ini akhirnya ikut terseret oleh pelemahan sebagian besar mata uang rival dolar. Sebelumnya selama dua hari berturut-turut aussie tampak membukukan kenaikan yang cukup solid mengikuti sentimen positif di bursa saham Asia. Akan tetapi pada perdagangan hari ini seiring dengan kembalinya kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi Eropa, aussie dan bursa saham Asia mengalami penurunan.
Aussie terpental kembali ke level 1.0166 dolar pada perdagangan di Asia pagi ini. Mata uang ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di posisi 1.0186 dolar. Pada perdagangan tadi malam aussie sempat mencapai posisi paling tinggi sejak tanggal 21 September lalu, di 1.0232 dolar.
Aussie pada hari ini diperkirakan masih berpotensi untuk berbalik menguat. Aussie akan mengalami tekanan jual yang tidak terlalu besar, akan tetapi kondisi teknikal masih akan membawa mata uang ini mengalami kenaikan. Aussie berpotensi untuk mengetes level support dan resistance pada kisaran 1.0100 – 1.0250 dolar.
Lihat Analisis Vibiz Research
No comments:
Post a Comment