Senin, 10 Oktober 2011 08:12 WIB
Index dolar diperkirakan akan mampu mengalami kenaikan dan mencapai posisi tertinggi sepanjang tahun 2011 (10/10). Indeks dolar sempat mengalami kenaikan bulanan terbesar sejak Oktober 2008 pada bulan September lalu dan mencapai posisi tertinggi dalam 8 bulan belakangan pada tanggal 4 Oktober lalu.
Dolar mengalami kenaikan terhadap rival-rival utamanya didorong oleh tingginya minat terhadap mata uang safe haven. Kisruh krisis di Eropa tampak menekan nilai tukar mata uang euro dan 5 rival lain dari dolar AS yang tergabung dalam indeks dolar, terkecuali yen. Kondisi ini secara fundamental masih berpotensi untuk berlanjut karena hingga saat ini penyelesaian yang memuaskan mengenai penanganan krisis Eropa belum diputuskan.
Pada saat ini indeks dolar berada di posisi 78.42. indeks sedang berada di dalam trend retrace setelah mencapai posisi tertinggi dalam 8 bulan pada tanggal 4 Oktober lalu. Meskipun demikian MA 20 masih menunjukkan potensi pergerakan menguat yang cukup solid sehingga pola retracement berpotensi untuk kembali berbalik menguat.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa indeks dolar akan kembali mencoba mengetes level resistance pertama pada posisi 80.70 yang merupakan retracement 50% dari level tertinggi Juni 2010 dan terendah 4 Mei 2011. Jika indeks mampu menembus level tersebut diperkirakan indeks akan mengalami peningkatan ke posisi 81.44.
No comments:
Post a Comment