Rabu, 05 Oktober 2011 08:30 WIB
Tekanan demi tekanan terus membebani kinerja euro dan membawa euro mengalami penurunan terhadap yen (05/10). Pada perdagangan hari ini mata uang tunggal di kawasan Eropa ini kembali mengalami tekanan jual yang cukup signifikan seiring dengan keputusan Moody’s Investor untuk menurunkan peringkat obligasi pemerintah Italia dari AA2 menjadi A2 dengan prospek negatif.
Prospek negatif mencerminkan risiko ekonomi dan keuangan yang sedang berlangsung di Italia dan di wilayah euro. Lingkungan pasar yang tidak menentu dan risiko kerusakan lebih lanjut pada sentimen investor dapat membatasi akses negara ke pasar utang publik. Jika risiko seperti itu terwujud dan ketersediaan jangka panjang dari sumber eksternal untuk dukungan likuiditas tetap tidak menentu, peringkat negara bisa transisi ke peringkat yang jauh lebih rendah.
Pagi hari ini euro terpantau diperdagangkan pada posisi 101.80 yen, mengalami penurunan yang cukup tajam dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan di bursa New York dini hari tadi yang berada pada 102.56 yen. Pada perdagangan kemarin euro terpantau mengalami rebound setelah sempat anjlok hingga mencapai posisi terendah dalam 10 tahun belakangan.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap yen pada perdagangan hari ini masih berpotensi untuk melanjutkan penurunannya. Euro diperkirakan akan mengetes level support pada posisi 101.50 yen.
No comments:
Post a Comment