Rabu, 12 Oktober 2011 08:15 WIB
Nilai tukar euro terhadap dolar AS pada perdagangan hari Rabu pagi ini terpantau bergerak melemah (12/10). Euro mengalami penurunan setelah parlemen Slovakia tadi malam memutuskan untuk menolak meratifikasi rencana peningkatan ESFS yang telah disepakati oleh 16 negara anggota kawasan euro lainnya.
Slovakia merupakan satu-satunya negara dari 17 negara anggota kawasan euro yang belum meratifikasi kesepakatan tersebut. Penolakan parlemen Slovakia ini sebenarnya lebih besrsifat politis. Para analis menilai bahwa pada akhirnya parlemen Slovakia akan menyetujui juga ratifikasi tersebut. Akan tetapi saat ini PM Iveta Radicova harus mampu membuat proposal baru yang dapat membuat parlemen menyetujui hal tersebut.
Nilai tukar euro terpukul setelah pada tanggal 10 Oktober lalu sempat mencapai posisi tertinggi dalam tiga minggu belakangan. Saat ini euro berada pada posisi 1.3587 dolar, melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada 1.3646 dolar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan. Untuk sementara ini euro berpotensi untuk mengetes level support pada posisi 1.3500 dolar.
No comments:
Post a Comment