Kamis, 13 Oktober 2011 07:45 WIB
Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar euro tampak mengalami koreksi terhadap dolar AS (13/10). Euro turun sedikit setelah pada perdagangan tadi malam menguat mencapai posisi paling tinggi dalam satu bulan belakangan. Secara umum terlihat bahwa euro sudah kembali menemukan momentum penguatan yang cukup solid terhadap dolar, dengan membukukan rally selama tiga hari berturut-turut.
Euro menemukan kembali momentum penguatan terhadap dolar AS setelah pasar kembali meyakini bahwa para petinggi Eropa akan menemukan jalan keluar dari krisis. Hari ini dijadwalkan Presiden Komisi Eropa Jose Barroso akan membuat pernyataan press di Brussels. Kemarin Barroso telah mengeluarkan pernyataan untuk melakukan “perdekatan terkoordinasi” untuk melakukan rekapitalisasi bank-bank di kawasan Eropa.
Euro tampak mendapatkan tahanan resistance kuat di level 1.3834 dolar, level tertinggi yang dicapai kemarin, sekaligud tertinggi sejak tanggal 16 September lalu. Secara teknikal apabila euro berhasil melampaui level tersebut, yang merupakan level Fibonacci 50%, maka euro dapat melanjutkan pergerakan menguatnya.
Saat ini euro tampak bergerak melemah sedikit dan berada pada posisi 1.3786 dolar. Posisi euro saat ini mengalami penurunan dari penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 1.3793 dolar. Untuk hari ini euro akan berusaha untuk kembali menembus level resistance 1.3834 dolar.
Lihat Analisa Vibiz Research
No comments:
Post a Comment