September 26, 2011

Kawasan Euro Terpecah Mengenai Peningkatan Bailout; Euro Kembali Terpukul

Selasa, 27 September 2011 07:50 WIB

Pada perdagangan di Asia pagi hari ini nilai tukar euro tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan terhadap rival-rivalnya, termasuk dolar AS (27/09). Euro kembali terpukul jelang lelang obligasi Italia dan Spanyol hari ini. Kekhawatiran makin kental mengenai merembetnya krisis keuangan Eropa ke negara seperti Italia dan Spanyol.

Trend dan sentimen terhadap euro masih sangat bearish karena makin banyak negara anggota kawasan euro yang menolak untuk meningkatkan pemberian dana bantuan. Menteri keuangan Belanda dan Finlandia menyatakan dengan tegas tidak berencana untuk meningkatkan komitmen mereka terhadap pemberian dana bantuan kawasan euro. Menteri keuangan Jerman juga menyuarakan sentimen yang serupa.

Euro tampak mengalami penurunan meskipun masih tertahan untuk tidak terlalu berlebihan oleh sentimen menguatnya bursa saham Asia. Pada hari ini mata uang Eropa ini mengalami pergerakan pada posisi 1.3477 dolar, melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi yang ada pada 1.3524 dolar.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro akan cenderung melemah pada hari ini. Diperkirakan euro akan mencoba untuk mengetes level support pada posisi 1.3359 dolar.

No comments: