Selasa, 20 September 2011 09:30 WIB
Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro mengalami penurunan lanjutan terhadap yen Jepang (20/09). Euro melemah untuk tiga hari berturut-turut terhadap mata uang Jepang ini di tengah kekhawatiran baru mengenai kondisi ekonomi Italia. Lembaga pemeringkat rating S&P menurunkan rating kredit Italia dan memberikan outlook negatif terhadap rating kredit negara tersebut. Kondisi ini makin memperparah kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa.
Euro membukukan penurunan signifikan terhadap yen dan rival-rival utamanya yang lain setelah S&P menurunkan rating kredit Italia ke level A dari level A+. Lembaga ini juga menekankan kemungkinan penurunan rating lebih lanjut karena utang pemerintah Italia saat ini merupakan yang tertinggi di antara negara-negara dengan rating A.
Euro pada perdagangan hari ini tampak berada pada posisi 104.18 yen. Posisi euro hari ini mengalami penurunan dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada posisi 104.84 yen. Pagi ini euro telah sempat mencapai posisi terendah harian di level 104.15 yen.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa pergerakan euro terhadap yen pada perdagangan hari ini kemungkinan masih akan melanjutkan pergerakan menguat. Minimnya sentimen yang dapat mengangkat euro menjadikan mata uang ini kembali berpotensi untuk mengetes level support pada posisi 103.90 yen.
No comments:
Post a Comment