Senin, 05 September 2011 07:50 WIB
Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar euro terhadap dolar AS mengalami penurunan lanjutan (05/09). Euro melemah dan sempat mengalami open gap terhadap dolar di tengah sentimen negatif para pelaku pasar setelah partai yang menaungi Angela Merkel kalah dalam pemilihan umum.
Kondisi euro secara umum memang masih mengkhawatirkan, terutama dengan kekalahan partai kanselir Jerman tersebut. Euro tampak masih lesu karena para investor masih menilai bahwa krisis utang di Eropa akan mengakibatkan tekanan yang makin kuat terhadap ekonomi.
Kekalahan partai Merkel membawa pengaruh yang buruk bagi sentimen pasar terhadap euro. Partai oposisi dikenal tidak menyetujui rencana-rencana untuk menangani krisis utang Eropa.
Pagi hari ini euro dibuka pada posisi 1.4162 dolar, open gap dari penutupan perdagangan Sabtu dini hari lalu yang berada pada posisi 1.4195 dolar. Pada hari ini euro tampak melanjutkan penurunannya dan terpantau berada pada posisi 1.4149 dolar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro terhadap dolar pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Euro diperkirakan akan mengetes level support pada posisi 1.41 dolar.
No comments:
Post a Comment