August 23, 2011

Eropa Masih Berisiko; Euro Tertekan

Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro terhadap dolar mengalami retreat setelah sempat mengalami peningkatan hingga mencapai posisi tertinggi dalam satu minggu belakangan (24/08). Euro melemah menjelang pelaporan data ekonomi berupa keyakinan bisnis di Jerman. Diperkirakan keyakinan bisnis Jerman akan menunjukkan penurunan dan mencapai posisi terburuk dalam satu tahun belakangan. Kondisi ini merupakan sinyal bahwa krisis utang Eropa masih sulit untuk diatasi.

Euro kembali tertekan setelah sempat menguat terhadap dolar. Saat ini pasar mulai kembali mengarahkan kekhawatiran mengenai krisis Eropa. Pasar menilai bahwa risiko terbesar saat ini masih berada di Eropa. Pertumbuhan ekonomi yang lesu dan krisis utang yang makin sulit ditangani mengakibatkan asset dalam euro kurang diminati.

Euro pada perdagangan hari ini mengalami penurunan ke posisi 1.4399 dolar. Posisi euro saat ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.4430 dolar. Kemarin euro sempat mengalami peningkatan ke level 1.4497 dolar yang merupakan posisi tertinggi sejak tanggal 17 Agustus lalu.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan euro pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Euro berpotensi untuk mengetes level support pada posisi 1.4350 dolar.baca selengkapnya..

No comments: