Pada perdagangan di Asia hari ini nilai tukar aussie kembali mengalami tekanan terhadap dolar AS (25/08). Aussie makin tertekan setelah bursa saham Asia mengalami kenaikan untuk dua hari berturut-turut di tengah semaraknya sentimen positif yang dibawa oleh Wall Street.
Tadi malam Wall Street bergerak menguat setelah data order durable goods dan harga rumah mengalami kenaikan di AS. Membaiknya data tersebut memberikan keyakinan baru mengenai pemulihan ekonomi di AS.
Sementara itu para pelaku pasar yang masih menantikan langkah-langkah kebijakan Fed juga memilik untuk tetap memegang dolar.
Aussie mengalami penurunan dan saat ini terpantau berada pada posisi 1.0441 dolar. Pada akhir perdagangan dini hari tadi aussie tampak berada pada posisi 1.0466 dolar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan aussie terhadap dolar AS pada hari ini akan cenderung masih melanjutkan penurunan. Diperkirakan aussie akan mencoba untuk mengetes level support pada posisi 1.0400 dolar.
No comments:
Post a Comment