(Vibiznews - FX) - Lembaga riset terkemuka di AS, Redbook Research pada hari ini (13/10) melaporkan bahwa data penjualan ritel AS pada pekan lalu mengalami peningkatan. Berdasarkan laporan tersebut diketahu bahwa penjualan ritel pekan lalu mengalami kenaikan sebesar 1,9%.
Level kenaikan tersebut melampaui prediksi yang dilakukan oleh para ekonom yang sebelumnya memperkirakan bahwa penjualan ritel hanya akan naik sebesar 1,5%. Redbook Research juga melaporkan bahwa data tahunan penjualan ritel telah mengalami kenaikan sebesar 0,6%.
Meningkatnya data penjualan ritel pada pekan lalu tidak terlepas oleh naiknya permintaan terutama mengenai produk-produk ritel kebutuhan rumah tangga. Konsumen rupanya telah berusaha mempersiapkan diri guna menghadapi musim dingin nanti.
Pergerakan euro terhadap dollar pada malam hari ini terpantau masih mengalami peningkatan. Euro saat ini berada pada posisi 1.4813 dollar dengan level support sebesar 1.4760 dollar dan level resistant sebesar 1.4874 dollar. Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan euro diperkirakan masih berpeluang untuk mengalami peningkatan. Masih positifnya data ekonomi Eropa dipastikan akan menekan pergerakan dollar.
sumber: vibiznews.com
Level kenaikan tersebut melampaui prediksi yang dilakukan oleh para ekonom yang sebelumnya memperkirakan bahwa penjualan ritel hanya akan naik sebesar 1,5%. Redbook Research juga melaporkan bahwa data tahunan penjualan ritel telah mengalami kenaikan sebesar 0,6%.
Meningkatnya data penjualan ritel pada pekan lalu tidak terlepas oleh naiknya permintaan terutama mengenai produk-produk ritel kebutuhan rumah tangga. Konsumen rupanya telah berusaha mempersiapkan diri guna menghadapi musim dingin nanti.
Pergerakan euro terhadap dollar pada malam hari ini terpantau masih mengalami peningkatan. Euro saat ini berada pada posisi 1.4813 dollar dengan level support sebesar 1.4760 dollar dan level resistant sebesar 1.4874 dollar. Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz Consulting, pergerakan euro diperkirakan masih berpeluang untuk mengalami peningkatan. Masih positifnya data ekonomi Eropa dipastikan akan menekan pergerakan dollar.
sumber: vibiznews.com
No comments:
Post a Comment